Manfaat dan Masalah Penggunaan Media Pembelajaran Teknologi
Manfaat dan Masalah Penggunaan Media Pembelajaran Teknologi
Pendahuluan
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh yang signifikan dalam dunia pendidikan. Proses belajar mengajar yang dulunya terbatas pada metode konvensional kini bertransformasi dengan hadirnya media pembelajaran berbasis teknologi. Media ini mencakup berbagai bentuk, mulai dari perangkat keras (hardware) seperti komputer, laptop, tablet, hingga perangkat lunak (software) berupa aplikasi pembelajaran, Learning Management System (LMS), dan platform digital.
Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi bertujuan meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan daya tarik proses pembelajaran. Namun, di sisi lain, penggunaannya juga menghadapi berbagai tantangan dan masalah yang perlu diatasi agar teknologi dapat benar-benar memberikan manfaat optimal.
Manfaat Penggunaan Media Pembelajaran Teknologi
1. Meningkatkan Motivasi dan Minat Belajard
Media berbasis teknologi, seperti video interaktif, animasi, dan simulasi, mampu menarik perhatian peserta didik. Penyajian materi yang bervariasi membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan mengurangi kejenuhan. Menurut Arsyad (2019), media visual dan interaktif dapat menumbuhkan motivasi belajar karena memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata.
2. Mempermudah Akses Informasi dan Sumber Belajar
Teknologi membuka akses luas terhadap informasi tanpa terbatas ruang dan waktu. Melalui internet, peserta didik dapat mengakses e-book, jurnal, artikel ilmiah, video tutorial, dan berbagai sumber belajar lain. Hal ini mendukung prinsip lifelong learning yang memungkinkan seseorang terus belajar di mana saja dan kapan saja.
3. Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran
Media pembelajaran berbasis teknologi memungkinkan penyampaian materi lebih efisien. Guru dapat menggunakan presentasi multimedia, aplikasi kuis interaktif, atau LMS untuk mengatur kelas secara sistematis. Menurut Rusman (2017), pembelajaran berbasis teknologi dapat meningkatkan hasil belajar karena memungkinkan peserta didik belajar sesuai kecepatan dan gaya belajarnya masing-masing.
4. Mendukung Pembelajaran Kolaboratif
Teknologi menghadirkan ruang diskusi dan kolaborasi, misalnya melalui forum online, Google Classroom, WhatsApp Group, atau aplikasi diskusi berbasis daring lainnya. Kolaborasi ini membantu siswa saling berbagi pengetahuan, berdiskusi, dan bekerja sama dalam menyelesaikan tugas.
5. Memperluas Inovasi Metode Pembelajaran
Dengan media teknologi, guru dapat mengembangkan model pembelajaran inovatif seperti blended learning, flipped classroom, atau project-based learning. Inovasi ini membuat pembelajaran lebih fleksibel dan berpusat pada siswa.
Masalah dalam Penggunaan Media Pembelajaran Teknologi
1. Kesenjangan Akses dan Fasilitas
Tidak semua peserta didik memiliki perangkat atau akses internet memadai. Kesenjangan digital ini dapat menyebabkan ketidakadilan dalam memperoleh pengalaman belajar. Di daerah terpencil, keterbatasan infrastruktur internet menjadi hambatan serius.
2. Ketergantungan pada Teknologi
Pemanfaatan teknologi yang berlebihan dapat menimbulkan ketergantungan. Peserta didik cenderung kurang mandiri dalam belajar jika hanya mengandalkan aplikasi atau internet tanpa mengembangkan keterampilan berpikir kritis.
3. Gangguan Konsentrasi
Penggunaan gadget untuk belajar seringkali terganggu oleh aktivitas lain, seperti bermain game atau media sosial. Hal ini dapat menurunkan konsentrasi belajar dan efektivitas pembelajaran.
4. Kompetensi Guru yang Belum Merata
Tidak semua guru mampu menguasai teknologi pembelajaran dengan baik. Kurangnya pelatihan dan keterampilan dalam memanfaatkan media berbasis teknologi dapat menghambat kualitas pembelajaran. Menurut Suryani (2018), keberhasilan penggunaan media pembelajaran sangat bergantung pada kemampuan guru dalam mengelolanya.
5. Masalah Etika dan Konten Negatif
Akses internet tanpa batas dapat membuka peluang bagi siswa untuk mengakses konten yang tidak sesuai dengan tujuan pendidikan. Oleh karena itu, perlu pengawasan dan pendidikan literasi digital agar penggunaan teknologi tetap aman dan bermanfaat.
Upaya Mengatasi Masalah Penggunaan Media Teknologi
1. Peningkatan Infrastruktur Pendidikan
Pemerintah dan lembaga pendidikan perlu menyediakan fasilitas dasar, seperti jaringan internet stabil dan perangkat pembelajaran, terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
2. Pelatihan Guru
Guru harus diberikan pelatihan intensif terkait penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi. Dengan demikian, guru mampu merancang pembelajaran inovatif yang sesuai dengan kebutuhan siswa.
3. Penguatan Literasi Digital
Siswa perlu dibekali keterampilan literasi digital, seperti kemampuan memilah informasi, menjaga etika dalam dunia maya, dan menggunakan teknologi secara produktif.
4. Pendekatan Pembelajaran Seimbang
Penggunaan teknologi sebaiknya dipadukan dengan metode konvensional agar tidak menimbulkan ketergantungan. Misalnya, mengombinasikan diskusi tatap muka dengan kegiatan daring (blended learning).
5. Pengawasan dan Kolaborasi Orang Tua
Keluarga memiliki peran penting dalam mengawasi penggunaan teknologi di rumah, sehingga siswa dapat memanfaatkan media pembelajaran secara bijak.
Kesimpulan
Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi membawa banyak manfaat, antara lain meningkatkan motivasi belajar, mempermudah akses informasi, serta mendukung kolaborasi dan inovasi pembelajaran. Namun, di sisi lain, masih terdapat berbagai masalah, seperti kesenjangan akses, ketergantungan teknologi, gangguan konsentrasi, keterbatasan kompetensi guru, dan potensi konten negatif.
Oleh karena itu, pemanfaatan media pembelajaran teknologi harus diiringi dengan peningkatan infrastruktur, pelatihan guru, literasi digital, dan dukungan dari semua pihak, baik sekolah, pemerintah, maupun orang tua. Dengan pendekatan yang tepat, teknologi dapat menjadi alat yang sangat efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.
Sumber Referensi
- Arsyad, Azhar. (2019). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
- Rusman. (2017). Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer. Bandung: Alfabeta.
- Suryani, Nunuk. (2018). “Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran”. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 23(3), 207–220.
- Munir. (2012). Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: Alfabeta.
- Sadiman, Arief S. dkk. (2018). Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Pers

Komentar
Posting Komentar